Seperti
angin yang mengguncang pucuk malam
begitulah, ketika nafasmu melulu kau hembus lewat jarak
kata-katamu menjelma begitu dingin
begitulah, ketika nafasmu melulu kau hembus lewat jarak
kata-katamu menjelma begitu dingin
seketika
bayangmu
buat
kutepekur
dari
rahim sunyi kau lahir
hening
tegang
di
puncak jarum jam dinding kau menunggang
menukik
ke arahku!
Desember 2011
Desember 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar